Anggie Chalik Sumbang Emas Pertama Indonesia di Asian Boxing 2026

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:59:32 WIB
Petinju Indonesia Anggie Intania Chalik (tengah) didampingi pelatihnya memberikan keterangan seusai merebut medali emas kelas terbang ringan putri U19 (45-48kg) pada ajang Asian Boxing U19 dan U23 2026 di Basket Hall, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). [

JAKARTA - Petinju putri Indonesia, Anggie Intania Chalik, sukses menyumbang medali emas bagi tim nasional tinju Indonesia. 

Prestasi ini diraih usai ia menumbangkan petinju asal India, Gunjan, dalam partai final Asian Boxing U19 dan U23 2026 yang berlangsung di Basket Hall, Senayan, Jakarta, pada hari Rabu (15/7/2026).

Anggie mengamankan kemenangan angka dalam laga final kelas terbang ringan putri (45-48kg) U19 lewat keputusan terbelah (split decision). Tiga juri memberikan keunggulan angka 29-28 untuk Anggie, sementara dua juri lainnya memberikan penilaian 29-28 bagi Gunjan.

Begitu bel pertandingan berbunyi, kedua petinju langsung terlibat dalam aksi saling serang. Anggie bermain sangat aktif dengan terus bergerak mengitari ring sembari melepaskan pukulan demi menembus pertahanan Gunjan.

Dukungan penuh dari publik sendiri di markas tuan rumah menyuntikkan motivasi ekstra untuk Anggie. Ia terus menekan hingga beberapa kali hantaman jab kerasnya berhasil mendarat tepat di kepala Gunjan.

Namun, Gunjan juga memperlihatkan daya tahan yang solid dengan memberikan pukulan balasan hingga ronde pertama usai.

Aksi saling serang yang agresif dari kedua petinju berlanjut pada ronde kedua, di mana Gunjan memberikan perlawanan yang jauh lebih sengit. Rentetan serangan bertubi-tubi dari Gunjan sempat menyulitkan Anggie, hingga ia memilih untuk merapatkan pertahanan.

Akan tetapi, setelah berhasil keluar dari jarak tembak lawan, Anggie bergerak cepat melancarkan serangan balasan yang menyudutkan Gunjan di tali ring. Ia secara beruntun menghujani tubuh serta kepala Gunjan dengan pukulan sampai ronde kedua berakhir.

Memasuki ronde ketiga, Anggie semakin menaikkan intensitas serangannya. Usai pukulannya sukses menjebol pertahanan Gunjan di awal ronde, Anggie kembali menerapkan strategi andalannya dengan bergerak memutari lawan sambil mencari celah matang untuk memukul.

Petinju blasteran Papua-Sumatera tersebut membuktikan ketahanan fisik yang prima dengan konsisten bergerak aktif sembari terus menghujani lawan lewat pukulan ke arah tubuh dan kepala hingga ronde pamungkas selesai.

Begitu duel tiga ronde itu tuntas, wasit akhirnya memutuskan kemenangan angka bagi Anggie, sekaligus menegaskan keunggulannya di sepanjang jalannya pertarungan.

Lewat hasil manis ini, tim Merah Putih berhasil mengamankan medali emas pertamanya dalam ajang Asian Boxing U19 dan U23 yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia.

Pencapaian ini menjadi prestasi tertinggi bagi skuad Merah Putih, setelah sebelumnya sudah mengoleksi lima medali perunggu yang dipersembahkan oleh Linda Sarui Langi Malin (kelas minimum putri/45-48 kg), Maria Mesita Manguntu (kelas welter ringan putri/65 kg), Riko Prayogi (kelas penjelajah putra/85kg), Joshua Toni Marfies Lahindo (kelas ringan putra/60kg), dan Viktor Wengkang (kelas welter putra/65 kg).

Terkini